8.15.2012

Nonton TANAH SURGA ... KATANYA



Pengin ngajak anak-anak nonton film ini. Tetapi ternyata mereka sudah punya agenda sendiri, nonton dan bukber bersama teman-temannya. Ya, sudah, gak jadi nonton, deh. Sebagai gantinya, search di Google sinopsis film ini, dan harus puas dengan cerita mereka usai nonton. Huuuft ...

Sinopsis :

Hasyim, mantan sukarelawan Konfrontasi Indonesia Malaysia 1965 hidup dengan kesendiriannya. Setelah istri tercintanya meninggal, ia memutuskan untuk menikah dan tinggal bersama anak laki-laki satu-satunya yang juga menduda, Haris, dan dua orang anak Haris bernama Salman dan Salina.

Hidup di perbatasan Indonesia Malaysia membuat persoalan tersendiri, karena masih didominasi oleh keterbelakangan dalam pembangunan dan pertumbuhan ekonomi. Masyarakat perbatasan harus berjuang setengah mati untuk mempertahankan hidup mereka, termasuk keluarga Hasyim. Namun kesetiaan dan loyalitasnya pada bangsa dan negara membuat Hasyim bertahan tinggal.

7.26.2012

Liburan, Nonton AMBILKAN BULAN


Liburan tinggal seminggu lagi. Anak-anak sudah pada merengek minta beli tas, karena tas mereka sudah rusak ritsluitingnya.

Jadilah, Minggu sore itu kami bertiga (saya, Thifal dan Hasna) pergi ke Matahari  Singosaren. Anak-anak sudah hapal bagian tas di lantai 3. Tanpa menunggu saya, mereka segera meluncur ke lantai 3. Begitu sampai di ujung tangga escalataor, mata mereka tak berkedip menatap poster film Ambilkan Bulan, yang ternyata memang baru diputar di Studio 2.

“Mau nonton itu?” tanya saya.

“Emang boleh?” Hasna balik bertanya.

“Hasna telepon Bapak dulu, deh. Boleh enggak nonton Ambilkan Bulan?” saran saya.

Segera saja Hasna menghubungi bapaknya, dan detik berikutnya wajahnya sumringah sembari berkata, “Boleh, kata Bapak.”

Jarum jam menunjukkan pukul  11.00 WIB. Kami putuskan untuk menonton yang jam 12.30 WIB.Jadi masih ada waktu 1 jam untuk berburu tas sekolahnya anak-anak.

Satu jam kemudian ....

7.20.2012

Buku KKPK: THE BLUE CLUE


Sinopsis :
"Cepat, cepat, sembunyi!" kata Fany dengan suara pelan. Hampir berbisik.

Duuut ...! Suara aneh terdengar jelas di telingaku. Bau tak sedap pun memenuhi ruangan yang ada di balik lemari piala yang berlapis kaca mengilap itu.

"Hahahaha, aku kentut! Sorry, Guys!" kata Fany sambil tersenyum malu.

Ya ampuuun! Gagal total, deh, aksi Detektif Blue Clue menangkap si pencuri! Hihihi... kocak, deh, anak-anak ini. Pengin tahu, kan, bagaimana mereka mengungkap kasus pencurian yang kerap terjadi di sekolah mereka? Baca sekarang, yuk!