2.15.2015

Buku KKPK: KALILA KAMPRETO

Sinopsis : 


Ya ampun, memang ada  nama Kalila Kampreto? Mungkin dia dari Italia, saudaranya Armando atau risottto? Yang kedua, sih, nama pasta yang lezato.



Tapi, di kelas 5A memang ada anak yang bernama Kalila Kampreto. Dia punya kebiasaan aneh yang membuat guru-guru jengkel. Teman-temannya juga jengkel bercampur geli. Ada-ada saja ulahnya jika menemui pelajaran yang tidak disukainya. Kalila paling suka kabur ke kantin atau ke toilet dengan berbagai alasan! Karena itulah nama Kampreto disematkan di belakang nama Kalila.



Tapi, sepandai-pandainya tupai melompat, akhirnya jatuh juga. Saat Kalila di toilet karena kabur dari pelajaran Pak Dwi, Fiki melihat Kalila sedang melakukan sesuatu. Semua teman sekelasnya tertawa geli sambil bergidik jijik. Ih, apa, sih, yang dilakukan Kalila kali ini?






Buku ini bisa didapatkan di toko buku Gramedia, Togamas, Gunung Agung, atau bisa beli online di http://mizanstore.com/detailproduct/52559-KKPK-Kalila-Kampreto

8.19.2014

Buku KKPK: RUMAH COKELAT

Sinopsis:

Nyam-nyam! Bom Bom mengunyah kue jahe tanpa henti. Karena kekenyangan, Bom Bom buang angin. Semua kalang kabut dibuatnya. Bahkan si Nenek Sihir, pemilik rumah cokelat itu pun kelabakan. Tapi, karena itulah Bom Bom dan teman-temannya berhasil menyelamatkan Hansel dan Gretel. Tapi, sekarang mereka bingung mencari jalan pulang! Nah, bagaimana Bom Bom bisa bertemu Hansel dan Gretel? Apakah yang terjadi selanjutnya? ...


Buku ini bisa didapatkan di toko buku Gramedia, Togamas, Gunung Agung, atau bisa beli online di sini.

8.18.2014

Hasna Sudah Menerbitkan Buku Juga, Loh!

Alhamdulillah, setelah hampir 2 tahun tidak pernah nengok ini blog, akhirnya hari ini sampai juga ke sini. Hanya ingin memposting buku-buku yang sudah diterbitkan Hasna, putri keduaku. Ini dia ...


Kumpulan Cerpen
Penerbit DAR! Mizan
2013

3.21.2012

SAAT PUTRIKU BERTANYA



Suatu hari, saat Hasna, putri keduaku masih duduk di bangku TK, ia bertanya padaku, “Ma, kenapa agamaku Islam? Kenapa aku tidak yang lain saja?”

Deg! Aku tersentak. Kaget. Tidak menyangka ia akan bertanya seperti itu. Secepat kilat aku berusaha memutar otak (meski agak-agak lemot), untuk segera mendapatkan jawaban yang tepat, yang akan kusampaikan pada putri kecilku itu.

“Kenapa bertanya seperti itu?” tanyaku.